gambar ruangan yang memakai lantai vinil
yaa,langsung saja .saya akan mulai dari pengertian apa itu lantai vinil ?.
Lantai vinil adalah sebuah
cara bagus untuk mengubah penampilan sebuah ruangan tanpa menghabiskan banyak
uang. Pengerjaannya pun terbilang sederhana dan mudah untuk pemula, sehingga
menjadikannya sebuah opsi atau pilihan yang bagus untuk seseorang yang tidak
memiliki pengalaman dalam perbaikan rumah. Bila Anda ingin mencoba belajar
untuk memasang lantai vinil milik Anda sendiri, berikut langka langkah dan hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan.
1. Mempersiapkan Lantai yang Lama
terlebih dahulu ukur ruangan yang anda pilih . Gunakan sebuah pengukur ruangan untuk secara teliti menggambarkan ukuran dari ruang Anda. Sangatlah penting untuk Anda mendapatkan ukuran yang akurat, kalau tidak bisa saja Anda kekurangan lantai vinil untuk menyelesaikan pekerjaan Anda. Secara umum, pesanlah bahan sedikit lebih banyak dari kebutuhan ukuran ruangan Anda, sehingga tidak akan terjadi kekurangan.
2. Singkirkan segala sesuatu yang menghalangi Anda bekerja.
Lantai vinil dapat dipasang di berbagai macam ruangan, sehingga benda-benda yang harus Anda singkirkan sangatlah tergantung pada di mana Anda akan memasangkan lantai vinil tersebut. Di dapur, Anda akan perlu menyingkirkan kulkas dan kompor atau oven (bila barang-barang tersebut adalah bukan barang yang terpasang dengan kabinet).
· Anda tidak perlu menyingkirkan kabinet-kabinet atau lemari-lemari, karena pada dasarnya mereka sudah berada di lokasi yang permanen dan pemasangan bisa dilakukan di sekeliling benda-benda tersebut.
3. Lepaskan penutup lantai yang lama.
· Anda dapat menggunakan sekop kecil yang terbuat dari besi dan menarik sekop tersebut di sepanjang area lantai hingga terdengar suara “ting”. Suara itu muncul oleh karena sekop yang Anda gunakan mengenai sebuah paku atau staple, sehingga memudahkan Anda untuk menemukan paku atau staple yang lain.
· Bila Anda memilih untuk tidak melepaskan penutup lantai yang lama (sebagai contoh, bila Anda memasang lantai vinil baru Anda di atas permukaan beton atau kayu), ketahuilah bahwa lantai Anda akan menjadi sedikit lebih tinggi dari awalnya, dan terdapat kemungkinan Anda harus memotong bagian bawah dari daun pintu supaya ketinggiannya bisa disesuaikan.
· Buatlah sebuah contoh cetakan yang terbuat dari kertas. Membuat sebuah contoh cetakan akan membantu Anda untuk mendapatkan sebuah ukuran yang presisi, dan pada saat pemotongan lantai vinil lebih mudah dibandingkan jika tidak menggunakan cetakan. Gunting setiap bagian sudut atau benda yang terpasang permanen, dan tambahkanlah ukurannya. Lakukan langkah ini dengan banyak lembaran kertas hingga Anda menutupi seluruh permukaan lantai.utuk yang vinil roll,kita juga harus perhatikan ukuran lebar dan panjang ruangan serta bidang atau benda yang menempel permanen.
· Anda mungkin perlu melakukan langkah ini bila Anda ingin mengerjakannya di sebuah ruangan besar.
· Bila memungkinkan, Anda bisa mengukur area-area yang susah dijangkau dari lantai dan digambarkan/diguntingkan ke sebuah kertas.
4. Persiapkan lapisan dasar dari lantai Anda.
apabila lantai ruangan anda sedikit bergelombang atau cuil pada lantai. Lapisi dengan lapisan dasar yaitu sebuah lapisan setebal ¼ inci (0,625 cm) yang terbuat dari kayu
lapis yang akan menghaluskan bagian permukaan lantai dan menyediakan sebuah
dasar yang kokoh untuk lantai vinil. Rekatkan cetakan kertas dari lantai Anda
dengan bagian lapisan dasar kayu lapis. Gunakan bagian ini sebagai acuan, dan
potong lantai kayu untuk memenuhi lantai di ruangan Anda. Lakukan dengan
hati-hati dalam memotong kayu lapis di bagian yang cocok, cek setiap pertemuan
di setiap bagian. Gunakan hanya
kayu lapis yang diperuntukkan untuk lantai vinil, bila tidak hal tersebut tidak
akan bertahan.
Potong secara cepat bagian lapisan dasarnya di awal, dan buat secara lebih detail per bagiannya.
5. Letakkan lapisan dasar.
Letakkan lapisan dasar Anda yang terbuat dari kayu lapis di ruangan, dan biarkan selama 2 hingga 3 hari. Hal ini akan membuat lapisan dasar tersebut menyesuaikan diri dengan tingkat kelembapan di dalam rumah, dan menghindari lantai vinil menjadi retak atau pecah pada saat pemasangan. Letakkan lapisan dasar di lokasi final, sehingga lapisan kayu akan cocok dengan ruangan.
6. Pasang lapisan dasar.
Untuk memasang lapisan dasar, Anda perlu
menggunakan sebuah staples khusus dengan isi staples berukuran ⅞-inchi;bisa juga memakai paku cacing. bila memakai staples Anda
akan memerlukan sekitar 16 buah staples untuk setiap ukuran 1 kaki persegi (30
x 30 cm) dari lapisan dasar. Disarankan Anda jangan pernah menggunakan kuku
atau obeng terhadap lapisan dasar tersebut, karena akan menyebabkan gumpalan di
lantai vinil. Kerjakan melintasi ruangan, staples bagian lapisan dasarnya
dengan lantai. Hilangkan dan ganti setiap staples yang tidak terkait dengan
lapisan kayu.
7. Perhalus bagian dari lapisan dasar.
Kerjakan pekerjaan Anda melintasi ruangan dengan sebuah sander, yang akan meratakan setiap tepi yang tidak bertemu, atau gumpalan yang ada di lapisan dasar. Lalu, gunakan zat pengisi untuk manambal ruang-ruang di antaranya, dan di retakan-retakan di lapisan dasar. Hal ini akan membantu Anda mempersiapkan sebuah lapisan dasar yang rata, dimana hal ini sangat penting untuk aplikasi terakhir dari lantai vinil Anda.
· Ikuti petunjuk penggunaan dalam menggunakan zat pengisi untuk tingkatan lantai dan pastikan zat tersebut cocok dengan lapisan dasar dan zat perekat lantai vinil yang akan Anda gunakan.
8. Pilihlah motif dari lantai vinil Anda.
9. Tentukan pemasangan lantai vinil Anda dari tipe vinil yang digunakan.
Terdapat dua
buah tipe lantai vinil: self-stick, dan glue down. Tipe self-stick adalah tipe
vinil yang seperti namanya, tipe ini sudah tersedia dengan zat perekat yang
disiapkan untuk direkatkan ke lantai Anda. Tipe glue down membutuhkan tambahan
pekerjaan, karena membutuhkan bantuan Anda untuk meletakkan sebuah lapisan lem
di bawah lapisan dasar untuk meletakkan lantai vinilnya. Bila Anda memiliki
vinil tipe self-stick, ikuti aturan pemakaian, dan Anda siap. Namun bila Anda
memiliki tipe vinil yang belum memiliki zat perekatnya, lanjutkan untuk aturan
penggunaan.
10. tandai motif vinil Anda di cetakan kertas.
Untuk dapat mempermudah pengunaan lantai vinil
Anda, Anda dapat membaringkan dan memotongnya sesuai dengan cetakan kertas.
Secara mudah, baringkan lantai vinil di cetakan kertas, dan gunakan sebagai
motif memotong lantai vinil Anda sesuai ukuran. Anda dapat saja melewati
langkah ini dan mengukur/memotong lantai vinil Anda langsung di dalam ruangan,
di lapisan dasarnya.
11. Letakkan lantai vinil.
Untuk lantai vinil kepingan yang kokoh (VCT, or vinyl composition tiles), letakkan setiap keping secara teratur dalam barisan, dan lanjutkan setelah keeping yang sebelumnya. Jangan menggeser kepingan pada saat posisi berbaring, karena tindakan ini akan “menarik” zat perekat.
12. merekatkan lantai vinil.
Selalu siapkan kain basah untuk tumpahan atau noda yang jatuh ke lantai vinil.
Pastikan bahwa sekop berukuran takik Anda sesuai dengan bahan perekat yang Anda gunakan; untuk memastikan hal ini, periksa petunjuk penggunaannya.
13. Tekan lantai vinil ke bawah agar merekat dengan zat perekat.
Bila Anda menggunakan kepingan vinil berukuran kecil, Anda dapat menggunakan sebuah rolling pin (ya, seperti yang Anda gunakan di dapur); atau, sewa sebuah roller lantai dari home and garden center. Berikan tekanan setiap Anda menggulingkan roller supaya merekatkan zat perekat dan lapisan dasar. Lakukan ini di setiap potongan dari vinil yang Anda baringkan, dan lakukan kembali pada saat Anda sudah menyelesaikan lantai vinil secara keseluruhan.
setelah semua vinil sudah terpasang kemudian diamkan jangan di sampai dirubah rubah,karena bisa mengakibatkan kerusakan pada vinil tersebut.
dan pemasangan lantai vinil ini pun tidak hanya di gunakan atau dipasang di ruangan rumah,tetapi juga bisa diaplikasikan dalam ruangan kapal.pemasanganya pun sebenarnya tidak jauh beda.
terimah kasih atas kunjungan anda,mohon di maafkan apabila ada kesalahan penulisan atau pembahasan saya yang kurang dimengerti.
sukses semua untuk kalian,
1. Mempersiapkan Lantai yang Lama
terlebih dahulu ukur ruangan yang anda pilih . Gunakan sebuah pengukur ruangan untuk secara teliti menggambarkan ukuran dari ruang Anda. Sangatlah penting untuk Anda mendapatkan ukuran yang akurat, kalau tidak bisa saja Anda kekurangan lantai vinil untuk menyelesaikan pekerjaan Anda. Secara umum, pesanlah bahan sedikit lebih banyak dari kebutuhan ukuran ruangan Anda, sehingga tidak akan terjadi kekurangan.
2. Singkirkan segala sesuatu yang menghalangi Anda bekerja.
Lantai vinil dapat dipasang di berbagai macam ruangan, sehingga benda-benda yang harus Anda singkirkan sangatlah tergantung pada di mana Anda akan memasangkan lantai vinil tersebut. Di dapur, Anda akan perlu menyingkirkan kulkas dan kompor atau oven (bila barang-barang tersebut adalah bukan barang yang terpasang dengan kabinet).
· Anda tidak perlu menyingkirkan kabinet-kabinet atau lemari-lemari, karena pada dasarnya mereka sudah berada di lokasi yang permanen dan pemasangan bisa dilakukan di sekeliling benda-benda tersebut.
3. Lepaskan penutup lantai yang lama.
gambar.melepas karpet.
Langkah ini sangat dibutuhkan bila saat ini Anda
mempunyai penutup lantai yang terbuat dari bahan karpet yang akan digantikan
dengan bahan vinil; lantai harus dibersihkan dari sisa sisa bahan yang digunakan untuk menempelkan karpet tadi.apabila sisa sisa bahan dari karpet tidak dibersihkan dengan "sempurna" maka pada saat penempelan vinil ke lantai,vinil tersebut akan timbul seperti bintik bintik yang menimbulkan permukaan kasar pada vinil.lantai vinil bisa menutup hampir seluruh macam permukaan,
selama permukaannya masih bersifat kaku, rata, halus, dan kering.· Anda dapat menggunakan sekop kecil yang terbuat dari besi dan menarik sekop tersebut di sepanjang area lantai hingga terdengar suara “ting”. Suara itu muncul oleh karena sekop yang Anda gunakan mengenai sebuah paku atau staple, sehingga memudahkan Anda untuk menemukan paku atau staple yang lain.
· Bila Anda memilih untuk tidak melepaskan penutup lantai yang lama (sebagai contoh, bila Anda memasang lantai vinil baru Anda di atas permukaan beton atau kayu), ketahuilah bahwa lantai Anda akan menjadi sedikit lebih tinggi dari awalnya, dan terdapat kemungkinan Anda harus memotong bagian bawah dari daun pintu supaya ketinggiannya bisa disesuaikan.
· Buatlah sebuah contoh cetakan yang terbuat dari kertas. Membuat sebuah contoh cetakan akan membantu Anda untuk mendapatkan sebuah ukuran yang presisi, dan pada saat pemotongan lantai vinil lebih mudah dibandingkan jika tidak menggunakan cetakan. Gunting setiap bagian sudut atau benda yang terpasang permanen, dan tambahkanlah ukurannya. Lakukan langkah ini dengan banyak lembaran kertas hingga Anda menutupi seluruh permukaan lantai.utuk yang vinil roll,kita juga harus perhatikan ukuran lebar dan panjang ruangan serta bidang atau benda yang menempel permanen.
· Anda mungkin perlu melakukan langkah ini bila Anda ingin mengerjakannya di sebuah ruangan besar.
· Bila memungkinkan, Anda bisa mengukur area-area yang susah dijangkau dari lantai dan digambarkan/diguntingkan ke sebuah kertas.
4. Persiapkan lapisan dasar dari lantai Anda.
gambar.memasang lapisan dasar
Potong secara cepat bagian lapisan dasarnya di awal, dan buat secara lebih detail per bagiannya.
5. Letakkan lapisan dasar.
Letakkan lapisan dasar Anda yang terbuat dari kayu lapis di ruangan, dan biarkan selama 2 hingga 3 hari. Hal ini akan membuat lapisan dasar tersebut menyesuaikan diri dengan tingkat kelembapan di dalam rumah, dan menghindari lantai vinil menjadi retak atau pecah pada saat pemasangan. Letakkan lapisan dasar di lokasi final, sehingga lapisan kayu akan cocok dengan ruangan.
6. Pasang lapisan dasar.
gambar.paku cacing.
7. Perhalus bagian dari lapisan dasar.
Kerjakan pekerjaan Anda melintasi ruangan dengan sebuah sander, yang akan meratakan setiap tepi yang tidak bertemu, atau gumpalan yang ada di lapisan dasar. Lalu, gunakan zat pengisi untuk manambal ruang-ruang di antaranya, dan di retakan-retakan di lapisan dasar. Hal ini akan membantu Anda mempersiapkan sebuah lapisan dasar yang rata, dimana hal ini sangat penting untuk aplikasi terakhir dari lantai vinil Anda.
· Ikuti petunjuk penggunaan dalam menggunakan zat pengisi untuk tingkatan lantai dan pastikan zat tersebut cocok dengan lapisan dasar dan zat perekat lantai vinil yang akan Anda gunakan.
8. Pilihlah motif dari lantai vinil Anda.
gambar. motif vinil
Lantai vinil biasanya berukuran 12 inci (30 x 30 cm)
persegi setiap kepingnya, namun biasanya tersedia dalam bentuk lembaran. Bila
Anda memiliki lembaran vinil, yang Anda harus lakukan adalah memotongnya untuk
dapat disesuaikan dengan ruangan, dengan menyisakan sedikit bagian pinggirnya
bila ruangan Anda berukuran lebih lebar dari lembaran vinil. Di sisi lain,
lantai vinil yang berbentuk kepingan harus dipasang dalam bentuk motifnya. Akan
mudah memasang lantai vinil berbaris sejajar, tetapi Anda mungkin ingin merubah
arah dari pola barisannya (sebagai contoh, buat arah kebalikan dari horizontal
nelintasi ruangan). Tentukan bagaimana Anda akan melapisi lantainya. Anda dapat
menggunakan sebuah kapur tulis sebagai panduan dari arah barisan pertama lantai
vinil Anda (bila Anda menggunakan vinil keping, ingatlah bahwa Anda harus
memulai motif pertama Anda dari tengah ruangan, dan bekerja ke arah keluar
untuk menjaga agar ruangannya tetap simetris).9. Tentukan pemasangan lantai vinil Anda dari tipe vinil yang digunakan.
tipe glue down
Tipe self-stick
10. tandai motif vinil Anda di cetakan kertas.
gambar.menandai dan mencetak vinil mrnjadi persegi
gambar.pemasangan vinil
Untuk lantai vinil kepingan yang kokoh (VCT, or vinyl composition tiles), letakkan setiap keping secara teratur dalam barisan, dan lanjutkan setelah keeping yang sebelumnya. Jangan menggeser kepingan pada saat posisi berbaring, karena tindakan ini akan “menarik” zat perekat.
12. merekatkan lantai vinil.
gambar.merekatkan vinil.
Singkirkan zat perekat dari lantai vinil Anda, dan
siapakn sebuah sekop berlekuk. Umumnya sebuah sekop berukuran 0,15 cm digunakan
untuk menyebarkan zat perekat, beberapa zat perekat bisa diaplikasikan
menggunakan sebuah roller kuas cat pendek. Mulailah dari sudut ruangan (mengikuti
motif pilihan Anda), dan siapkan sejumlah lem atau perekat di trowel. Ratakan
di sepanjang lapisan dasar ruangan, dan tunggu beberapa menit untuk waktu
“terbuka” tercipta; meletakkan vinil langsung akan menyebabkan gelembung udara
muncul sebagai akibat dari penguapan zat perekat.Selalu siapkan kain basah untuk tumpahan atau noda yang jatuh ke lantai vinil.
Pastikan bahwa sekop berukuran takik Anda sesuai dengan bahan perekat yang Anda gunakan; untuk memastikan hal ini, periksa petunjuk penggunaannya.
13. Tekan lantai vinil ke bawah agar merekat dengan zat perekat.
Bila Anda menggunakan kepingan vinil berukuran kecil, Anda dapat menggunakan sebuah rolling pin (ya, seperti yang Anda gunakan di dapur); atau, sewa sebuah roller lantai dari home and garden center. Berikan tekanan setiap Anda menggulingkan roller supaya merekatkan zat perekat dan lapisan dasar. Lakukan ini di setiap potongan dari vinil yang Anda baringkan, dan lakukan kembali pada saat Anda sudah menyelesaikan lantai vinil secara keseluruhan.
setelah semua vinil sudah terpasang kemudian diamkan jangan di sampai dirubah rubah,karena bisa mengakibatkan kerusakan pada vinil tersebut.
dan pemasangan lantai vinil ini pun tidak hanya di gunakan atau dipasang di ruangan rumah,tetapi juga bisa diaplikasikan dalam ruangan kapal.pemasanganya pun sebenarnya tidak jauh beda.
terimah kasih atas kunjungan anda,mohon di maafkan apabila ada kesalahan penulisan atau pembahasan saya yang kurang dimengerti.
sukses semua untuk kalian,
Sumber : https://www.google.co.id/url?q=https://id.m.wikihow.com/Memasang-Lantai-Vinil&sa=U&ved=0ahUKEwi9g6aP-9jWAhUHmpQKHcaZAcQQFggxMAI&usg=AOvVaw3BCMqufBZ-pO1Y4wpM4kZg









