Senin, 16 Januari 2023

Sistem Informasi pemesanan barang di PT. ROMI VIOLETA Berbasis Websit


1.1    Latar Belakang

Sistem pemesanan online atau order barang online mempunyai peranan penting dalam menjalankan sistem produksi suatu perusahaan. Dengan adanya sistem yang baik, perusahaan dapat menjamin kualitas informasi yang disajikan dan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi tersebut. Dengan perkembangan teknologi maka kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat dan akurat sangat diperlukan. Karena itu, keberadaan sistem sudah menjadi kebutuhan bagi perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya.

Pada era digital saat ini, dibutuhkan perangkat atau aplikasi yang dibuat untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia. Hal ini dikarenakan semakin meningkatnya kebutuhan akan hal-hal yang praktis dan cepat. Demikian juga dalam kasus pemesanan barang, dengan sistem pemesanan yang lebih terkomputerisasi maka proses pemesanan barang pun akan menjadi lebih efektif dan efisien.

PT. Romi Violeta adalah perusahaan jual beli yang bergerak dalam bidang furnitur, sebelum danaya sistem pemesanan furniture, perusahaan  masih melakukan proses pencatatan di buku secara manual. Hal tersebut menjadi faktor dimana seringkali data menjadi tidak akurat.

Hal ini juga berdampak terhadap perkembangan perusahaan yang dinilai lambat. Oleh karena itu perlu adanya kajian terhadap kondisi perusahaan untuk mengembangkan sistem. Dengan menyediakan sebuah media rancang bangun sistem berbasis web, untuk memaksimalkan kegiatan operasional perusahaan.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas , maka dapat diambil Rumusan Masalah sebagai berikut.

1.      Bagaimana pelaksanaan pemesanan di PT,Romi Violeta

2.      Pengaruh WEB terhadap PT Romi Violeta

3.      Fungsi Sistem Pemesanan agar Memudahkan PT Romi Violeta Memsarkan Produknya

1.3  Tujuan

Adapun Tujuan didirikannya Sistem Informasi Pemesanan

1.      Untuk Menjangkau Konsumen Agar lebih mudah berbelanja di PT Romi Violeta

2.      Untuk menambah daya saing terhadap perusahaan lain

Flowchart, DFD, ERD, dan UML

2.1 Flowchart dan Penjelasan

Alur proses pemesanan barang yang di dilakukan oleh user

Flowcard user





Flowcart Admin


2.2 DFD

A. DFD Level 0

DFD level 0 biasanya disebut dengan diagram system inti (fundamental system model) atau diagram konteks. Arah panah dari aliran data menunjukkan aliran data berupa data masukan (input) dan keluaran (output) ke dalam proses perangkat lunak yang dirancang.

Proses ini adalah proses mengelola sistem Pemesanan barang dan penjualan pada toko secara offline atau online yang artinya sebuah perangkat lunak. Diagram konteks diatas juga terdiri dari dua entitas luar sebagai berikut:


B. DFD Level 1

DFD Level 1 merupakan bagian dari dfd level 0 yang diperinci menjadi berbagai sub proses.



Penjelasan      :

            Data Flow Diagram  (DFD) Level 1 menjelaskan alur proses pembelian barang User, dimana Admin memperoses setiap pesanan,pembayaran,pengiriman 

ERD

ERD (Entity Relationship Diagram) adalah suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.


Penjelasan      :

Didalam Sistem Informasi Diklat terdapat Entitas buyer, Admin, manajer,

No

Entitas

Atribut

Keterangan

1.

User

·         Id. Buyer*

·         Nama

·         No. HP

·         Alamat

Entitas buyer berelasi dengan Admin (1 to 1)

2.

Admin

·         Id. Admin*

·         nama

·         alamat

 

Entitas admin  berlesi dengan Entitas buyer  (1 to M) dan manajer (M to M)

 

Keterangan      :

*          : Primary Keydan setiap laporan yang sudah dibentuk akan dikirim ke system supaya bias dilihat oleh user.



2.4 UML (Use Case, Class Diagram, Sequence Diagram)

UML adalah sekumpulan alat yang digunakan untuk melakukan abstraksi terhadap sebuah sistem atau perangkat lunak berbasis objek. UML merupakan singkatan dari Unified Modeling Language. UML juga menjadi salah satu cara untuk mempermudah pengembangan aplikasi yang berkelanjutan. Aplikasi atau sistem yang tidak terdokumentasi biasanya dapat menghambat pengembangan karena developer harus melakukan penelusuran dan mempelajari kode program.

 A. Use case Diagram

Use Case Diagram adalah gambaran grafis dari beberapa atau semua actor, use case, dan interaksi diantaranya yang memperkenalkan suatu sistem. Use case diagram tidak menjelaskan secara detil tentang penggunaan use case, tetapi hanya memberi gambaran singkat hubungan antara use case, aktor, dan sistem. Di dalam use case ini akan diketahui fungsi-fungsi apa saja yang berada pada sistem yang dibuat


Class diagram adalah diagram yang menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. kelas memiliki 3 bagian utama yaitu attribute, operation, dan name. kelas-kelas yang ada pada struktur sistem harus dapat melakukan fungsi-fungsi sesuai dengan kebutuhan sistem.


Penjelasan      :

            Buyer memiliki atribut (id.buyer, nama, alamat, no.hp) seperti diatas, dan admin memilik atribut yakni ( id.admin, nama_admin, alamat, id.buyer). manajer

C. Sequence Diagram

                Sequence Diagram adalah salah satu dari diagram - diagram yang ada pada UML, sequence diagram ini adalah diagram yang menggambarkan kolaborasi dinamis antara sejumlah object. Kegunaannya untuk menunjukkan rangkaian pesan yang dikirim antara object juga interaksi antara object. Sesuatu yang terjadi pada titik tertentu dalam eksekusi system.

a.  Sequence Diagram Aplikasi pada user

Penjelasan       :

Sequence diagram untuk buyer menampilkan alur melakukan pesanan, mengisi data diri dan alamat selanjutnya buyer melakukan pembayaran.

b. Sequence Diagram pada Admin

Penjelasan       :

Sequence diagram untuk Admin menampilkan alur membuka pesanan dan kemudian mengelola pesanan kemudian memproses laporan pesanan. 

a.      User Interface

A.    Halaman Login

 


Di halaman login ini buyer wajib mengisi username dan password untuk masuk ke halaman utama / home page.

 

B.    
Home Page


Halaman Home Page, menampilkan Informasi nama, harga dan jenis barang atau produk furniture yang di jual maupun diproduksi oleh Pt. Romi Violeta.

C.     Form pesanan


D.     Form KATALOG



ANALISA DESAIN BERORIENTASI OBJEK


Diagram sekuen menggambarkan kelakuan objek pad use case dengan mendeskripsikan waktu jidup objek dan massage yang dikirimkan dan diterima antar objek. Oleh karena itu untuk menggambarkan diagram sekuen maka harus diketahui objek – objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode – metode yang dimiliki kelas yang diinstansi menjadi objek itu. Membuat diagram sekuen juga dibutuhkan untuk melihat scenario yang ada pada use case.

Banyaknya diagram sekuen yang harus digambarkan adalah minimal sebanyak pendefinisian use case yang dimiliki proses sendiri atau yang penting semua use case yang telah didefinisikan interaksi jalannya pesan sudah dicakup oleh diagram sekuen sehingga semakin banyak use case yang didefinisikan maka diagram sekuen yang dibuat juuga semakin banyak.

Berikut adalah symbol-simbol yang ada pada diagram sekuen : 

 


Penomoran pesan berdasarkan urutan interaksi pesan penggambaran Letak pesan harus berurutan pesan yang lebih atas dari lainnya adalah pesan yang berjalan lebih dahulu.

Semua metode ini di dalam kelas harus ada di dalam diagram kolaborasi atau sekuen jika tidak ada berarti perancangan metode ini dalam di dalam kelas itu kurang baik. Hal ini dikarenakan ada metode yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kegunaannya.

 

Communication Diagram

Communication diagram atau diagram komunikasi pada UML versi 2x. adalah penyederhanaan dari diagram kolaborasi atau (collaboration diagram) pada UML versi 1x collaboration diagram  sudah tidak muncul lagi pada versi 2x diagram komunikasi sebenarnya adalah diagram kolaborasi tetapi dibuat untuk setiap sequence.

Diagram komunikasi menggambarkan interaksi antar objek atau bagian dalam bentuk urutan pengiriman pesan diagram komunikasi mempresentasikan informasi yang diperoleh dari diagram class diagram sequence diagram yuskes untuk mendeskripsikan gabungan antara struktur statis dan tingkah laku dinamis dari suatu sistem.

Diagram komunikasi mengelompokkan message pada kumpulan diagram segmen menjadi sebuah diagram dalam diagram komunikasi yang dituliskan adalah operasi atau metode yang dijalankan antara objek yang satu dengan objek lainnya secara keseluruhan Oleh karena itu dapat diambil dari jalannya interaksi pada semua diagram sequence. Penomoran metode dapat dilakukan berdasarkan urutan jalannya metode atau operasi diantaranya objek yang satu dengan objek lainnya atau objek itu sendiri.

 

Berikut adalah symbol-simbol yang ada pada diagram kolaborasi:


Timing Diagram

Timing diagram adalah diagram yang fokus pada penggambaran terkait batasan waktu. Timing diagram digunakan untuk menggambarkan tingkah laku sistem dalam periode waktu tertentu. Timing diagram biasanya digunakan untuk mendeskripsikan operasi dari alat digital karena penggambaran secara visual akan lebih mudah dipahami daripada dengan kata-kata.

Berikut ini adalah contoh aliran sirkuit yang menggambarkan operasi timing diagram. Gambar dibawah menyatakan aliran listrik status Open = 0 artinya switch dalam posisi terbuka (tidak terhubung) sedangkan status Closed = 1 adalah posisi switch terhubung lampu akan menyala status ON = 1 jika switch terhubung.


Berikut ini contoh gambar pemanfaatan timing diagram dalam menggambarkan seluruh status dalam gambar aliran sirkuit diatas.



Aliran waktu pada timing diagram dibaca dari kiri ke kanan. Pada gambar timing diagram diatas dapat terlihat bahwa lampu akan menyala jika kedua switch atau input A dan input dalam posisi Closed = 1. Jika salah satu sudut tidak terhubung maka lampu tidak menyala.

Interaction Overview Diagram

Interaction overview diagram mirip dengan aktivitas yang berfungsi untuk menggambarkan sekumpulan urutan aktivitas. Interaction overview diagram adalah bentuk aktivitas diagram yang setiap titik mempresentasikan diagram interaksi. Interaksi diagram dapat meliputi diagram sequence, diagram komunikasi, Interaction overview diagram, dan timing diagram.

Hampir semua notasi pada Interaction overview diagram sama dengan notasi pada diagram aktivitas. Sebagai contoh initial, final, decision, merge, fork, dan join nodes sama seperti pada diagram interaction occurence dan interaction element. 

Interaction Occurrence

Interaction occurrence atau kejadian interaksi adalah referensi untuk diagram Interaksi yang ada. Sebuah Interaction Occurrence ditunjukkan sebagai frame referensi (frame dengan tulisan ref di pojok kiri atas). Nama diagram yang sedang direferensikan ditunjukkan pada tengah frame. Berikut adalah gambar contoh dari Interaction occurrence:

Interaction Element

Interaction element atau elemen interaksi mirip interacion occurrence. Perbedaannya adalah di dalam interaksi elemen menampilkan isi diagram yang direferensikan secara langsung sedangkan interaction occurence hanya menampilkan nama diagram yang direferensikan. Berikut adalah gambar contoh dari interaksi Elements.

Berikut ini adalah contoh interaction overview diagram yang menampilkan kontrol-kontrol pada diagram aktivitas (fork, join, merge dan lain-lain) dengan abstraksi subproses digambarkan menggunakan interaction occurrence



 


STUDI KASUS PROJECTS

 Studi Kasus

Overview 

 


 

Bab ini berisi studi kasus analisa dan berorientasi menggunakan diagram UML. studi kasus yang digunakan adalah pengembangan sistem informasi manajemen perpustakaan seperti pada bab sebelumnya hal-hal yang dilakukan dalam analisa dan desain berorientasi objek ini meliputi :

Use Case

Diagram Kelas

Diagram Objek

Diagram Sekuen

Diagram Kolaboasi/Komunikasi

Diagram Status

Diagram Aktivitas

Diagram Komponen

Diagram Deployment

 

Use Case

Definsi Aktor



INFOGRAFIS 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RANGKUMAN PRAKTIKUM PBO

POKOK   BAHASAN I ELEMEN   DASAR   JAVA A.       Konsep   Dasar   Pemrograman   Berorientasi   Objek Java adalah salah satu bahasa pemograma...