Senin, 28 Juni 2021

IFAN ZAMORANO UMSIDA


                                                         rangkuman praktikum basis data


1.         Konsep Sistem Basis Data

Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam computer dan dapat diolah atau dimanipulassi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah informasi.

2. konsep model data Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis datadan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (user) secara logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu 

        a. Model Data Berbasis Objek (Object based data model)

        Merupakan himpunan data dan relasi yang menjelaskan hubungan logic antar data dalam suatu                 basis data berdasarkan pada objek datanya. Salah satunya adalah Entity Relationship Model.

3. Bahasa Basis Data

Bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan, dan memanipulasi basis data dikelompokkan 3 macam yaitu :

        a.DDL (Data Definition Language) digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka dari             basis data yang meliputi :

·                     Membentuk basis data, table, indeks

·                     Mengubah struktur table

·                     Menghapus basis data, table, atau indeks.

        b.DML (Data Manipulation Language) digunakan untuk menjabarkan pemrosesan data pada basis         data yang meliputi :

·                     Menambahkan atau menyisipkan data baru ke basis data

·                     Mengolah data yang tersimpan dalam basis data (query)

·                     Mengubah dan menghapus data dalam basis data.

c.         DCL (Data Control Language) digunakan untuk pengaturan hak akses pengguna pada basis data yang meliputi :

·         Menugaskan hak akses terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna

·         Membatalkan hak akses pengguna terhadap bassis data.

4.         Entity Relationship Diagram (ER-D)

Merupakan model data yang dikembangkan berdasarkan obyek atau entitass. ER_D berguna membantu perancang atau analis system pada saat melakukan analis dan perancangan basis data karena model ini dapat menunjukkan macam data yang dibutuhkan dan direlasikan antar data didalamnya.

5.         Komponen ER_Diagram

Sebuah diagram ER tersusun atas tiga komponen, yaitu entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam system, atribut yang berperan sebagai penjelass entitass, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.

6.         Langkah-langkah Membuat ER_Diagram

Untuk membuat ER_Diagram secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :

•           Identifikasi setiap entitas yang terlibat

•           Lengkapi masing-masing entitas dengan atribut yang sesuai

•           Tentukan primary key dari masing-masing entitas

•           Identifikasi setiap kerelasian berikut jenisnya yang terjadi di antara entitas dengan membuat table daftar kerelasian antar entitas

•           Gambarkan simbol-simbol entitas, atribut, dan kerelassian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan

•           Cek ER_Diagram yang terbentuk dalam hal : kelengkapan entitas, kelengkapan atribut, kelengkapan kerelasian antar entitas dan jenis kerelasian antar entitas.

A.  Element SQL

Elemen dasar SQL mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi, operator logika, dan fungsi bawaan.

a.       Pernyataan

Merupakan perintah SQL yang meminta suatu tindakan kepada DBMS (Database Management System). SQL memiliki kira-kira 30 pertanyaan. Beberapa pernyataan dasar SQL dilihat pada tabel berikut:

 

Tabel 2.1 pernyataan SQL

Pernyataan

Keterangan

CREATE

Menciptakan basis data, tabel atau indeks

ALTER

Mengubah struktur tabel

DROP

Menghapus basis data, tabel atau indeks

COMMIT

Mengakhiri sebuah eksekusi transaksi data

ROLLBACK

Mengembalikan ke keadaan semula sekiranya suatu transaksi gagal dilaksanakan

INSERT

Menambahkan sebuah baris pada tabel

UPDATE

Mengubah nilai pada sebuah baris

SELECT

Memilih baris dan kolom pada tabel

DELETE

Menghapus baris pada tabel

GRANT

Menugaskan hak terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna

REVOKE

Embatalkan hak terhadap basis data

 

Yang semua dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing masing yaitu:

a.       Data Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : CREATE, DROP, ALTER.

b.      Data Manipulation Language (DML) : Digunakan memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE

c.       Data Control Language (DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : GRANT, REVOKE

MySQL (My Stuctured Query Language)

MySQL adalah Relation Database Managemen System (RDBMS) yang didisteribusikan secara gratis di bawah license GPL (General Public License). Setiap orang bebes menggunakan MySQL  tetapi harus bersifat open source. MySQL menggunakan bahasa SQL (Stuctured Query Language).

Kelebihan, MySQL dalam mengolah data  adalah :

·         Kecepatan, MySQL mempunyai kecepatana paling baik dibanding RDBMS lainnya.

·         Mudah digunakan, dalam perintah MySQL dalam aturan-aturanya relatif mudah di ingat dan diimplementasikan karena MySQL  menggunakan SQL sebagai bahasa standar database.

·         Open Source, MySQL sudah menggunakan konsep open  source, artinya siapapun dapat ikut dalam  mengembangkan MySQL dan hasil pengembangannya dipublikasikan kepada pemakai.

·         Kapabilitas, MySQL mampu memproses data  yang  tersimpan dalam  database dengan jumlah 50 juta record, 60.000 tabel dan 5.000.000.000 juta baris

·         Biaya murah, pemakai dapat menggunakan MySQL tanpa harus mengeluarkan biaya yang  cukup mahal selama mengikuti konsep open source.

·         Keamanan, MySQL menerapkan sistem keamanan dan hak akses secara bertngkat, termsuk dukungan dengan keamanan data secara pengacakan lapisan data.

·         Lintas platform, MySQL dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi diantaranya yaitu Linux, Windows, FreeBSD, Novel Netware, Sun Solaris, SCO Open Unix dan IBM’s AIX.

  Data Definition Language (DDL)

DDL merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendfinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data. Bisa juga dikatakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan terhadp suatu atribut, serta hubungan antar tabel.

Tabel 3.1 Perintah – Perintah dalam DDL

Perintah

Keterangan

Create Database

Membuat basis data

Crop Database

Menghapus basis data

Create Table

Membuat tabel

Alter Table

Mengubah atau menyisipkan kolom ke dalam tabel

Drop Table

Menghapus tabel dari basis data

Create Index

Membuat index

Drop Index

Menghapus index


                                                                   Data Manipulation Language (DML)


Data Manipulation Language (DDL) merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel. Antara lain: perintah untuk memilih data (query), menyisipkan, mengubah dan menghapus data dalam basis data.

 

Bentuk manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML diantaranya adalah :

  1. Melakukan pencarian kembali data lama,
  2. Penyisipan data baru ke dalam tabel
  3. Penghapusan data
  4. Pengubahan data
  5. Menampilkan data dengan kreiteria tertentu
  6. Menampilkan data secara terurut.

 

DML menurut jenisnya dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya, Contoh paket bahasa prosedural adalah dBase III, FoxBase.
  2. Non Prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya. Contoh paket bahasa non prosedural adalah SQL (Structured Query Language) atau Query By Example (QBE).
                                                                            Query

Query merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu. Query tidak hanya membaca atau mengambil data, query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direlasikan dengan menggunakan field kunci. Namun query juga dapat digunakan pada satu tabel saja, tetapi hasilnya kurang informatif dan terbatas

  1. Aturan dalam melakukan query antar tabel :

a.       Setiap field disebutkan bersama dengan nama tabelnya, dipisahkan tanda titik (.).

b.      Setiap tabel yang terlibat dalam proses query harus disebutkan dalam klausa FROM, dengan pemisah koma (,).Dimana urutan tabel tidak mempengaruhi proses query.

c.    Kondisi dalam klausa WHERE mempengaruhi jenis join yang tercipta.


                                                        Pemahaman Hak Akses


Basis data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.

 

Macam-macam perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX, CREATE, ALTER dan DROP


                                                                            Mengatur Hak Akses


Untul MySQL versi 3.22. keatas dalam manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak akses pemakai (user).

 1.      Perintah GRANT

Dipergunakan untuk membuat user baru dengan izin aksesnya.

Bentuk umum :

 

GRANT jenis_akses (``nama_kolom) ON nama_database TO nama_user IDENTIFIED BY ”nama_password” [WITH GRANT pilihan_akses]

 

Atau

 

GRANT hak_akses ON namatabel TO pemakai;

 

Dimana :

·         Hak_akses merupakan hak yang diberikan kepada pemakai berupa SELECT, INSERT saja atau keduanya. Bila hak akses lebih dari satu antar hak akses dipisahkan dengann koma (,).

·         Nama tabel, menyatakan nama tabel yang akan diakses dan diatur.

·         Pemakai, nama pemakai yang telah didaftarkan pada sistem database. Sejumlah pemakai bisa disebutkan dengan dipisahkan tanda koma (,).



                                                                    Membatasi Hak Akses

Hak akses perlu dibatasi untuk memudahkan dalam mengatur dan mengawasi pemakaian data serta menjaga keamanan data.

Contoh :

Administrator akan memberikan hak akses kepada edi dalam melakukan query tabel buku untuk field tertentu saja.



umsida.ac.id

fst.umsida.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RANGKUMAN PRAKTIKUM PBO

POKOK   BAHASAN I ELEMEN   DASAR   JAVA A.       Konsep   Dasar   Pemrograman   Berorientasi   Objek Java adalah salah satu bahasa pemograma...